4 Logam untuk Perhiasan Selain Emas

4 Logam untuk Perhiasan Selain Emas

4 Logam untuk Perhiasan Selain Emas

Hampir semua perempuan menyukai perhiasan. Umumnya, perhiasan terbuat dari logam emas. Akan tetapi, tak hanya logam emas saja yang bisa dipakai sebagai perhiasan, ada beberapa logam mulia lain yang bisa dijadikan perhiasan seperti perak, palladium, platinum, dan tungsten. Yuk, kenali lebih dalam 4 jenis logam yang bisa digunakan sebagai perhiasan.

1. Perak

Sejarah Perak

Nama perak berasal dari kata Inggris kuno Anglo-Saxon ‘seolfor’ yang artinya perak.  Ada beberapa fakta perak yang menarik untuk diketahui. Pertama, awalnya perak diciptakan dan digunakan sebagai mata uang sejak 700 SM. Nah, Raja Henry II-lah yang menciptakan mata uang perak pertama di Inggris sekitar 1158. Kedua, perak mulai digunakan sebagai perhiasan pada zaman logam. Saat itu, perak banyak ditemukan di Eropa dan Asia Barat.

Jenis Perak

Perak murni memiliki sifat yang lembut. Oleh karena itu, logam perak harus dicampurkan dengan logam lainnya supaya dapat dibentuk menjadi perhiasan. Ada tiga jenis campuran perak yang biasa digunakan sebagai perhiasan seperti Fine Silver, Sterling Silver, dan Argentium Silver. Diantara ketiga jenis perak tersebut, Sterling Silver banyak digunakan sebagai perhiasan karena memiliki warna keperakan yang terang dan berkilau.

Plus Minus Perak

Perak memiliki sejumlah kelebihan, yaitu harganya terjangkau, memiliki berat yang ringan, dan mudah dibentuk. Sayangnya perak juga memiliki kekurangan, seperti mudah tergores dan memudar warnanya. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa melihat kelebihan dan kekurangan setiap logam agar tepat saat memilih perhiasan. Hal tersebut dilakukan agar tak kecewa dikemudian hari, pasalnya pengunaan perhiasan pun akan lama bertahun-tahun.

Cara Merawat Perak

Hal yang tak boleh terlupakan setelah membeli perhiasan perak idaman Anda, yaitu menjaga dan merawatnya. Jangan lupa untuk menjaga kebersihannya agar tetap terlihat cantik dan berkilau. Perhiasan perak yang terkena noda tertentu tak akan indah dilihat. Anda bisa membersihkan noda pada perhiasan perak dengan menggunakan bahan yang mudah ditemukan di rumah. Salah satunya, sabun cuci piring dan air hangat.

Download Video H0t http://corneey.com/wqlkft 

Tuangkan beberapa tetes sabun cuci piring pada kain lembut, lalu gosokkan pada noda di perhiasan perak Anda. Setelah bersih dan noda menghilang, bilas dengan menggunakan air hangat dan keringkan dengan kain kering yang lembut. Apabila noda membandel atau sulit untuk dihilangkan, Anda bisa menggunakan cairan pembersih khusus perhiasan perak. Hal lain yang perlu Anda perhatikan, gunakan juga  kain pembersih khusus untuk perhiasan perak. Kain tersebut terbuat dari bahan katun berkualitas tinggi sehingga tidak akan membuat perhiasan perak Anda tergores.

Harga Jual Perak

Logam perhiasan yang terbuat dari perak memiliki harga yang lebih terjangkau dibanding logam lainnya. Hal ini tentu sangat membantu bagi Anda yang mencari perhiasan dengan budget terbatas. Misalnya saja, pasangan yang sedang merencanakan pernikahan bisa menjadi solusi memilih cincin perak untuk cincin kawin sementara, lalu membeli lagi cincin kawin pada usia pernikahan yang ke-1. Sebelum memutuskan untuk membeli cincin kawin berbahan perak, ada baiknya Anda dan pasangan membaca kelebihan dan kekurangan cincin kawin perak berikut ini.

2. Palladium

 Tentang Palladium

Sejak tahun 1939, logam palladium telah digunakan untuk perhiasan. Palladium merupakan salah satu logam yang ideal untuk sebuah perhiasan. Dibutuhkan minimal 10% kandungan palladium untuk mengubah warna emas yang awalnya kuning menjadi putih. Palladium termasuk ke dalam keluarga dari platinum, lho.

Oleh karena itu, tampilannya mirip seperti platinum, yaitu berwarna  putih natural yang berkilau. Nah, Palladium ini menjadi salah satu logam yang tahan lama dan bisa Anda kenakan sebagai logam untuk cincin karena terkesan  mewah. Selain terlihat glamor, palladiium bersifat ringan serta tahan terhadap perubahan warna pada jangka waktu yang lama.

Sejarah Palladium

Sebagai salah satu logam perhiasan palladium ternyata menyimpan sejarah dan fakta yang menarik untuk diketahui. Sekitar tahun 19600-am, kata paladium digunakan di Inggris untuk mendeskripsikan sesuatu yang memberikan perlindungan dan keamanan. Pada zaman kuno, paladium merupakan gambaran pemujaan yang biasanya ditunjukkan dalam sebuah patung kayu Athena, Dewi Kebijaksanaan. Ukiran kayu Athena diyakini merupakan ukiran dari surga dan bukan dibuat oleh manusia. Paladium adalah gambaran suci dari Athena dan dicuci satu kali dalam setahun oleh pendeta tinggi di Laut Mediteranian. Paladium juga diyakini dapat memberikan perlindungan bagi kota.

Alasan Pria Memilih  Palladium

Cincin kawin palladium sedang menjadi tren untuk cincin kawin pria. Banyak pria yang memilih palladium sebagai logam untuk cincin kawin karena memiliki banyak kelebihan. Palladium termasuk salah satu logam yang terbilang terjangkau dibandingkan dengan emas. Selain terkenal dengan harganya yang terjangkau, logam paladium juga tahan lama. Hal ini jugalah yang membuat pria memilih logam paladium untuk cincin kawin mereka. Pasalnya sebagian besar pria berprofesi atau memiliki perkerjaan kasar yang lebih sering berada di luar ruangan. Jika logam tersebut tidak tahan lama, maka cincin mereka akan mudah rusak. Tak sampai disitu saja cincin palladium termasuk jenis logam yang ringan dan tidak menimbulkan alergi sehingga para pria dapat dengan nyaman menggunakannya.

 Plus dan Minus Palladium

Nah, palladium ini juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang perlu Anda ketahui. Selain berbagai kelebihan yang sudah disebutkan di atas. Sayangnya, palladium termasuk jenis logam baru yang belum diketahui banyak orang. Selain itu, saat dijual tidak semua toko mau menerima palladium.

Cara Merawat

Tak seperti logam lainnya, merawat perhiasan palladium begitu mudah. Jika kita harus ekstra hati-hati saat membersihkan logam perhiasan lain, maka membersihkan perhiasan paladium cenderung mudah. Anda cukup membersihkannya dengan air hangat dan kain yang halus. perawatan yang terbilang mudah ini juga membuat logam palladium layak dipertimbangkan untuk cincin kawin Anda.

3. Platinum

Platinum merupakan logam putih yang paling mahal dibandingkan dengan logam lainnya. Platinum pun tak perlu lagi dilapisi rhodium, karena sudah memiliki warna putih yang cantik. Platinum sendiri melambangkan cinta yang murni dan abadi. Keunggulan lain dari platinum, yakni tak memuai bila terkena panas, tak memudar, serta tidak menimbulkan rekasi alergi sehingga cocok digunakan untuk orang yang memiliki kulit sensitif. Walapun kuat, seiring dengan berjalannya waktu cincin platinum akan membentuk lapisan kecokelatan atau kehijauan karena oksidasi. Akan tetapi, warna putih berkilau pada platinum bisa dikembalikan dengan memolesnya di toko perhiasan.

 4. Tungsten

Tungsten adalah jenis logam dengan tingkat titik lebur yang yang tinggi dan kekuatan menarik yang baik sehingga mudah dibentuk menjadi sebuah cincin yang sangat tahan lama. Logam tungsten bisa dijadikan alternatif selain emas untuk sebuah cincin kawin. Selain itu, cincin yang terbuat dari logam tungsten pun tahan lama, tidak berkarat atau bernoda, serta harganya yang terjangkau.


Baca Artikel Lainnya:

  1. Pengertian Bunyi Menurut Ahli Fisika
  2. Pengertian Investasi adalah

  3. Atasi Tantrum Si Kecil

  4. Keajaiban Asi untuk Bunda dan Si Kecil