Mencari Orang Hilang dengan Identifikasi DNA

Mencari Orang Hilang dengan Identifikasi DNA

Kehilangan anggota keluarga atau kerabat tak pernah diinginkan siapa pun.

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa negara telah mengembangkan tes DNA untuk mencari anggota keluarga hilang.

Beberapa negara yang telah mengembangkan tes DNA untuk mencari korban hilang antara lain Amerika serikat dan Indonesia.

Cara ini biasanya merupakan tindakan terakhir yang dilakukan keluarga korban.

Di New York, misalnya, telah dilakukan upaya nasional untuk mengumpulkan materi genetik dan mencocokkannya dengan jenazah yang tidak dikenal.

“Orang tidak akan pernah berhenti mencari,” ungkap Barbara Sampson, kepala pemeriksa medis New York.

Sampson dan timnya mengambil sampel DNA dengan menyeka air liur keluarga terdekat korban. Mereka juga mengambil DNA dari barang-barang peninggalan korban, seperti sisir, sikat gigi, pisau cukur, hingga pembalut wanita.

Dengan cara ini, Sampson dan timnya berhasil mengidentifikasi sekitar 50 orang hilang

setiap tahun.

Tak hanya di Amerika Serikat, uji DNA untuk menemukan anak hilang juga telah ada di Indonesia sejak beberapa waktu lalu.

Wakil Ketua Laboratorium Forensik Lembaga Eijkman Loa Helena Suryadi mengatakan DNA orang tua bisa digunakan untuk mencocokkan dengan DNA anak-anak yang ditemukan dalam kasus perdagangan anak.

 

sumber :

https://teknosentrik.com/