Mengapa kita dianjurkan menggunakan Software Open Source

Mengapa kita dianjurkan menggunakan Software Open Source
Sesuai judul diatas, Mengapa kita dianjurkan menggunakan Software Open Source dalam pembuatan APlikasi ?
Pernahkah anda membuat atau mengembangkan suatu aplikasi dengan menggunakan software asli atau software bajakan ?
Dalam setiap software, saat kita menginstall software tersebut pastilah ada suatu perjanjian atau Agreement yang bisa berisi macam-macam keterangannya, atau yang biasa kita sebt sebagai EULA (End User Licence Agreement). Walaupun sebagian besar, hanya scroll sampai bawah dan klik “I accept“, tanpa membaca dengan seksama.
Misalkan kita ingin membuat atau mengembangkan suatu software dengan software bajakan / yang tidak secara resmi kita beli, dengan VB, VB.NET, atau apalah. Hal pertama yang kita langgar adalah kita telah melanggar Hak Cipta, terlebih lagi jika kita menjual aplikasi buatan kita tersebut, jadi kita meraih untung dengan cara yang tidak halal (secara tidak langsung) karena kita menggunakan software yang tidak halal pula.
Saya sih tidak munafik, saya masih menginstall software2 bajakan baik di Handpone, PC maupun Laptop saya, saya memakai software-software bajakan tersebut untuk belajar, tidak pernah menjual hasil karya saya yang berasal dari software bajakan (belum pernah coba buat dan jual soalnya, hehe), tetapi kalau untuk lomba, lalu dapat hadiah berupa uang, saya memakai OSnya yang bajakan, software yang digunakan Open Source / Freeware, hehe.
Kalau saya memakai software asli semua untuk belajar, maaf, saya belum sanggup membeli yang asli (alasan klasik memang), pembajakan ini di permudah dengan gampangnya mencari serial number, crack, dsb di dunia maya.

Nah sekarang ini sudah banyak software-software open source maupun freeware yang mumpuni untuk mengembangkan aplikasi, seperti eclipse, netbeans, open office, PostgreSQL, Blender, dsb.
Menurut pendapat pribadi saya, banyak keuntungan menggunakan software open source/freeware dalam pengembangan suatu aplikasi, antara lain :
1. Yang pasti tidak melanggar EULA.
2. Biasanya berbasis komunitas, jadi banyak yang saling share di Group, milis, forum, dsb.
3. Mudah dalam memperoleh informasi, jika dapat kesulitan bisa bertanya di komunitas.
4. Tidak kalah handal dengan yang Non Opensource dan Non Freeware.
5. Multi Platform.
6. Halal.
Kerugian dengan Opensource:
1. Update yang cepat, Ex : baru keluar OS Ubuntu 10.04 LTS, sudah keluar lagi OS Ubuntu 10.10
2. Tampilan UI yang kurang menarik (tetai sekarang sudah tidak kalah menarik dan user friendly).