Nasib Ruangguru Setelah CEO Ditunjuk Jadi Staf Khusus Jokowi

Nasib Ruangguru Setelah CEO Ditunjuk Jadi Staf Khusus Jokowi

Presiden Joko Widodo Kamis (21/11) hari ini, resmi mengangkat 7 staf khusus,

salah satunya pendiri dan CEO Ruangguru Adamas Belva Syah Devara. Kendati demikian, Belva dipastikan tetap menjadi bagian dari Ruangguru.

Belva mengatakan nantinya ia akan membantu Jokowi melahirkan berbagai inovasi, khususnya di bidang teknologi.

“Tugas ini (staf khusus presiden) adalah tambahan tanggung jawab dari tugas sehari-hari saya sebagai direktur utama di Ruangguru. Saya diharapkan untuk terus berkarya di posisi saya saat ini, tidak tercabut dari akar saya di sektor teknologi,” kata Belva melalui keterangan pers yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (21/11).

Pria kelahiran Jakarta, 30 Mei 1990 dan lulusan Universitas Harvard Amerika

ini dikenal publik melalui kiprahnya sebagai Pendiri dan CEO Ruangguru bersama Iman Usman yang menjabat sebagai Co-founder dan CTO (Direktur Produk & Kerjasama).

Lihat juga:Bimbel Konvensional di Tengah ‘Gempuran’ Bimbel Online

Ruangguru merupakan salah satu perusahaan rintisan pada sektor pendidikan yang didirikan sejak 2014 dan sempat menyabet titel ‘aplikasi terpopuler’ di Indonesia oleh Google Play User’s Choice Award 2018.

Jokowi mengenalkan staf khusus di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/11). Para staf khusus mengenakan kemeja putih dan celana hitam. Sama seperti saat para menteri diumumkan Jokowi pada Oktober lalu.

“Saya ingin kenalkan stafsus presiden yang baru. Tugas khusus mengembangkan inovasi

di berbagai bidang. Jadi di sini anak-anak muda semua,” tuturnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/11).

Mereka yang diangkat sebagai staf khusus antara lain CEO dan pendiri Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung (23 tahun), pendiri Ruangguru.com Adamas Belva Syah Devara (29), perumus Gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi (34), pendiri Thisable Enterprise yang juga kader PKPI Angkie Yudistira (32).

 

Baca Juga :