Sinestesia Dapat Dijelaskan melalui Genetik

Sinestesia Dapat Dijelaskan melalui Genetik

DI saat kebanyakan dari kita dapat melihat pemandangan dan mendengar suara

, beberapa orang ternyata mampu merasakan warna dan melihat suara. Kondisi itu dikenal dengan sinestesia, fenomena neurologis langka yang terjadi pada 1 dari 2.000 penduduk di seluruh dunia.

Otak menimbulkan beberapa persepsi berupa penglihatan, suara

, hingga rasa respons suatu indra, seperti melihat warna ketika mendengar sebuah musik. Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan ­sinestesia dapat dijelaskan secara biologis melalui genetik.

Para peneliti menganalisis DNA tiga keluarga yang memiliki ­sinestesis

dalam beberapa generasi yang mengalami warna saat mendengar suara. Pengurutan genom meng­identifikasi 37 kemungkinan variasi gen yang dapat menyebabkan sinestesia tersebut. Walaupun berbeda pada setiap keluarga, ­varian tersebut memberikan tema yang sama. (iflscience/Hnf/L-2)

 

Baca Juga :